[recent]

Saturday, 15 July 2017

RASA MALU DAN CARA MENGATASINYA DALAM KEHIDUPAN

sumberfoto:jamalsabda.blogspot.com-edited by: infolaku.com
Setiap orang didunia ini pasti mempunyai rasa malu dalam dirinya. Dan umumnya rasa malu itu muncul ketika kita berhubungan dengan banyak orang atau dunia luar. Sebenarnya rasa malu merupakan sifat diri yang sangat biasa. Hanya saja, jika rasa malu itu berlebihan maka dapat mengakibatkan efek yang kurang baik, bagi diri sendiri maupun orang lain.


Lalu, hal apa saja sih yang dapat berimbas kepada diri kita, jika mempunya rasa malu yang sangat tinggi?

Jawabannya sangat banyak sebenarnya, dan jika tidak bisa kita tanggulangi secepat mungkin, maka akan menjadi suatu penghalang besar bagi diri kita.

Adapun yang paling efek rasa malu yang paling berpengaruh bagi kehidupan kita, seperti:

1. Pekerjaan
Jika anda bekerja sebagai seorang yang harus bertemu dengan klien-klien baru, dan anda memiliki rasa malu yang tinggi, maka apa jadinya. Sebelum bertemu dan ketika telah bertemu anda akan menjadi gugup. Selain itu akan membuat anda stress. Terbayang apa yang akan terjadi, anda akan menjadi tidak fokus dengan klien yang anda hadapi saat itu.

Baca juga:
Sukses Sebagai Seorang Marketing?Why Not?

Selain itu, jika anda harus mempresentasikan suatu hasil pekerjaan anda kepada boss anda, dan anda memiliki rasa malu yang sangat akut, maka presentasi anda pun akan hancur, karena kata-kata yang terbata-bata serta gesture tubuh yang sangat terlihat tidak tegas.

2. Prestasi di Sekolah/Kuliah
Tidak hanya melulu masalah pekerjaan orang yang bekerja saja. Namun seorang pelajar pun, jika memiliki rasa malu yang sangat tinggi akan beperngaruh besar pada prestasi anda nantinya.

Kebanyakan sekolah apalagi yang sudah tingkat universitas, keahlian verbal sangat dituntut dijaman sekarang ini. Apa jadinya jika anda tidak berani mengutarakan opini/pendapat dikelas yang anda ikuti? Anda selalu takut karena rasa malu yang tinggi. Ditambah lagi, anda hanya berhadapan dengan orang-orang yang sehari-hari anda sudah akrab untuk anda temui. Dan seharusnya rasa malu tidak perlu muncul disana, kalaupun muncul anda harusnya cuek saja dengan hal tersebut.

3. Tidak Mampu Bersosialisasi
Ini hal yang sangat rumit jika anda harus mengalaminya. Saya tahu jika anda mempunyai rasa malu yang sangat akut, maka bersosialiasi dengan lingkungan yang baru dan orang-orang yang baru, maka akan sangat sulit. Bisa-bisa anda akan terlihat sangat pasif oleh teman-teman baru anda, dan bisa saja anda dianggap sombong.

Jangan salahkan teman-teman anda jika anda dicap demikian. Karena ini hal yang lumrah, jika anda menarik diri, kadang kalau orang yang hadapi adalah orang yang baru dalam lingkungan yang baru, orang belum mengenal baik anda. Sehingga jika anda memiliki rasa malu yang akut, kemungkinan besar anda akan sangat sulit untuk mendapatkan teman yang baru.

4. Bertemu Teman Lama, Tapi Tidak Berani Menyapa
Pernah mengalaminya? Saya yakin anda pasti pernah mengalaminya. Anda bertemu dengan seorang teman yang sudah lama anda tidak kenal ditempat umum, dan ketika anda berpapasan dengannya, maka anda akan membuang muka. Terutama bagi anda yang melihat teman cewek bagi anda yang cowok atau sebaliknya. Hal ini sering dialami bagi seorang yang sudah sangat akut rasa malunya.

5. Gengsi Tinggi Mengarah Pada Kebohongan
Gengsi yang tinggi juga merupakan akibat dari rasa malu yang tinggi. Ketika kita sebenarnya orang biasa-biasa saja dan harus bersosialisasi dengan teman-teman yang kelasnya diatas kita, terkadang kita menjadi minder, dan akan sedikit berbohong. Berbohong dengan cara membuat kepalsuan bahwa kita mempunyai derajat yang sama dengan mereka. Dan ketika semua kebohongan anda terbongkar, anda pasti akan mengetahui akibatnya bukan?

6. Berpendapat Hanya di Media Sosial

Ya, karena anda tidak berani berpendapat di tempat umum dan bertatap muka, sehingga anda hanya berani mengutarakan pendapat melalui media sosial. Hal ini dikarenakan anda tidak perlu langsung berhadapan dengan orang lain secara face to face. Ini sebenarnya tidak masalah, hanya saja, dalam hidup ini, kita dituntut untuk saling mengenal secara langsung, tidak hanya melalui media sosial.

Jadi dari semua contoh akibat diatas, kita dapat petik sebuah pelajaran. Sebenarnya kita jangan terlalu memiliki rasa malu yang sangat besar pada diri kita. Sesungguhnya rasa malu itu terbentuk akibat pikiran-pikiran kita yang lebih dulu terbayangkan sebelum fakta yang sebenarnya terjadi.

Sangat banyak, cara untuk mengatasi perasaan malu yang berlebihan seperti ini. Diartikel kali ini saya akan bahas sedikit, bagaimana cara mengatasinya. Mari kita simak.

1. Sadari Rasa Malu Anda
Ketika rasa malu itu datang, anda cukup sadari saja rasa malu itu datang kepada anda. Sadari bahwa itu hanya sebuah pikiran ilusi yang datang. Sadari bahwa semuanya hanya bentuk pikiran dan itu bukan fakta. Fakta belum terjadi, dan segera lepaskan semua pikiran-pikiran yang membebani diri anda pada saat itu.

2. Belajarlah Untuk Cuek
Penting sekali memiliki sifat cuek. Setiap apapun perkataan atau respon yang dilemparkan keanda oleh orang lain, maka bersikaplah cuek-cuek saja. Dengan menanamkan sifat cuek pada diri anda, maka tidak ada kesempatan opini/tanggapan orang lain merasuki pikiran anda sendiri. Tanamkan pada diri anda, bahwa anda orang yang biasa-biasa saja dan tidak ada yang harus dirasakan untuk melemahkan anda.

3. Percaya Diri
Tidak bisa dipungkiri, percaya diri harus anda tanamkan dalam diri anda. Mungkin bagi anda yang mempunyai rasa malu yang sangat tinggi, percaya diri adalah hal yang sangat sulit untuk anda tanamkan. Tapi belajarlah pada langkah 1 dan 2 diatas. Setelah langkah 1 dan 2 diatas telah anda lakukan, lalu kuatkan diri anda dengan menanamkan rasa percaya diri.

Percayalah pada diri anda, bahwa diri anda adalah orang yang spesial. Orang lain saja mampu, mana mungkin anda tidak mampu. Semua orang adalah spesial termasuk anda.

4. Jadilah Diri Anda Sendiri
Ini penting bagi anda. Jadilah diri anda sendiri. Bukan berarti kalau anda pemalu, lalu anda menerima diri anda sebagai orang yang pemalu. Bukan seperti itu!

Maksud saya disini adalah, jadilah pribadi anda seutuhnya yang sebenarnya anda tidak perlu merasa malu dan berpikiran mempunyai rasa malu yang akut. Jadilah diri anda yang murni yang sebenanrya tidak pernah memiliki rasa malu ditempat umum. Kenapa saya bilang demikian?

Karena saya yakin, anda sewaktu kecil  sering bermain lepas dengan teman-teman anda atau keluarga anda, dan pada saat itu banyak orang yang melihat anda, namun akibat dari pikiran anda saat  itu tidak memikirkan apa itu "malu" anda menjadi merasa lepas.

Jadi sebenarnya anda tidak memiliki rasa malu yang akut itu.

Lalu kenapa rasa malu akut ini datang?

Ini dikarenakan pengaruh lingkungan  anda tempat anda pernah berpijak atau sedang berpijak. Mungkin karena sering disindir, dibully, atau traumatik lainnya.

Jadi, kembalilah seperti yang dulu. Tidak ada hak bagi orang lain untuk mengubah anda yang sebenarnya anda dulu adalah orang yang penuh dengan semangat.

Banyak hal yang ingin saya bagikan, tapi menurut saya hal ini adalah yang terpenting.

Dan anda harus pahami, bahwa semua hal penyebab munculnya rasa malu adalah pikiran anda sendiri. Jaga pikiran anda baik-baik. Jika masih bisa memikirkan tentang hal yang bersifat positif, kenapa harus memikirkan hal yang negatif, yang memberikan dampak buruk keanda.

Asal anda tahu saja, otak yang memikirkan hal-hal negatif dan mengarah pada stress, akan lebih menguras tenaga anda dibandingkan anda sedang berolahraga.

Jika yang dikuras energi pada saat olaharaga memberikan efek kesehatan bagi tubuh, maka untuk energi tubuh yang terkuras energinya akibat otak kita yang berpikiran negatif malah menghasilkan penyakit baru bagi anda. Paling sering terjadi adalah sakit kepada dan tekanan darah yang meninggi. Selain itu secara psikologi anda juga terganggu.

Maka mulai dari sekarang mulailah menghindarkan pikiran kita dari bayanga-banyangan rasa malu dan mulailah selalu berpikiran postifi.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.