[recent]

Sunday, 16 July 2017

DAMPAK YANG TERJADI JIKA GOOGLE DAN YOUTUBE DIBLOKIR DI INDONESIA

sumberfoto:plimbi.com
Akhir-akhir ini pemerintah telah melakukan pemblokiran terhadap salah satu situs yaitu Telegram. Hal ini terkait adanya pengecekan dari pemerintah yang menyatakan bahwa "terdapat 17 ribu halaman yang mengandung tema terorisme, radikalisme, membuat bom, dan tema buruk lainnya yang dapat mengakibatkan ancaman terhadap negara Indonesia". Pernyataan ini didapat dari news.detik.com

Menurut saya pribadi, tindakan pemerintah akan hal ini sangatlah baik dan patut diancungi jempol. Apa jadinya jika info-info yang mengajak untuk menjadi bagian dari terorisme ataupun tindakan-tindakan radikal lainnya di Indonesia terus tumbuh. Maka tentu ancaman tersendiri bagi pemerintahan atau negara kita jika hal ini tidak secepatnya ditanggapi.

Selain Telegram, pemerintah juga berencana akan memblokir perusahaan raksasa seperti Google dan Youtube jika hal yang sama seperti di Telegram terdapat pada dua situs rakasasa ini. Hanya saja jika kita pikirkan baik-baik, pemblokiran terhadap dua situs raksasa ini, maka akan berakibat sangat fatal bagi dunia teknologi dan digital di Indonesia.

Karena yang sudah kita ketahui, hampir semua hal dalam hidup dijaman sekarang sangat tergantung dengan teknologi dan fasilitas Google inilah yang sangat berperan banyak dalam perkembangan teknologi saat ini.

Lalu apa saja dampak yang mungkin terjadi jika google dan youtube di blokir di Indonesia. Mari kita bahas satu persatu.

1. Berkurang atau Bahkan Punahnya Blogger dan Youtuber
sumberfoto:impactbnd.com
Coba anda bayangkan jika google dan youtube telah diblokir di Indonesia, maka tidak akan ada lagi para blogger-blogger dan youtuber yang kreatif di Indonesia. Mungkin saja masih ada yang bertahan dengan memanfaatkan fasilitas blog dan video lainnya. Hanya saja hampir semua orang di Indonesia sangat familiar dengan produk-produk yang diberikan oleh google. Sehinga potensi menurunya para blogger Indonesia sangatlah tinggi.


2. Fasilitas Iklan E-Commerce Turun Drastis
sumberfoto:ThePresidentPostIndonesia.com
Dijaman teknologi yang sangat canggih seperti sekarang ini, banyak para perusahaan e-commerce memanfaatkan fasilitas google dalam hal pengiklanan. Kenapa banyak perusahaan e-commerce yang memilih google? Karena mereka tahu, google merupakan salah satu search engine serta fasilitas teknologi yang paling banyak dipakai diseluruh dunia, tidak di Indonesia saja. Sehingga peluang tersebut yang sangat diharapkan oleh banyak perusahaan e-commerce.

3. Keberadaan Android Akan Mulai Mengalami Kemunduran Di Indonesia
sumberfoto:oketekno.com
Gadget Android yang bekerjasama dengan google, sudah pasti tidak dapat digunakan fasilitasnya di Indonesia. Bisa anda bayangkan, tidak ada lagi Google Playstore, tidak ada lagi Maps Navigation, Email, dan lain sebagainya yang bersumber dari Google. Jika anda telah familiar dengan fasilitas-fasilitas tersebut dan telah merasa nyaman, apa jadinya jika semua fasilitas itu sudah tidak ada lagi di smartphone anda.

4. Tidak  Akan Ada Lagi Penyedia Layanan Video Gratis dan Informatif
sumberfoto:tribune.com.pk
Youtube saat ini menurut saya masih belum bisa tergantikan. Hampir semua orang didunia ini apalgi di Indonesia, sangat nyaman memakai aplikasi Youtube untuk menonton video, melihat berita atau video apapun juga yang menghibur. Selain itu kreatifitas pembuat video pendek pun akan terhambat karena hilangnya salah satu fasilitas terbesar dari google ini.

5. Kemunduran Teknologi
sumberfoto:NaufalMohammadHilmi-UMM..ac.id
Membuang raksasa teknologi seperti Google sama dengan menghadapkan Indonesia pada kemunduran teknologi. Bayangkan saja, hampir semua fasilitas Google ini telah menjadi bagian teknologi yang ada di Indonesia saat ini. Jika pun harus berpindah haluan dari Google ke situs lainnya, hal itu mungkin akan sangat banyak perbedaanya dan tentunya mungkin tidak sebagus Google, yang sangat diharapkan banyak orang saat ini.

Alasan orang-orang banyak memilih dan menggunakan fasilitas dari Google adalah karena fasilitas yang diberikan seperti contoh saja search engine google, dikenal sangat ringan dan sangat mudah dipakai. Fasilitas yang diberikan google sangat memanjakan para penikmat teknologi saat ini. Jadi apabila fasilitas terbaik ini hilang, maka kita sudah tahu jawabannya.

Memang langkah pemerintah untuk menutup atau memblokir Google danb Youtube tidaklah serta merta tanpa pikir panjang. Pasti penuh dengan pertimbangan. Dan ini semua masih bersifat wacana.

Keberadaan wacana inipun terjadi diakibatkan maraknya situs-situs yang tidak begitu baik dari segi manfaat, dan bahkan membuat efek negatif bagi suatu negara.

Mungkin solusi terbaik untuk hal-hal tersebut bukanlah dengan cara menutup Google maupun Youtube, tapi lebih memaksimalkan pengamanan terhadap situs-situs yang berbahaya. Sehingga yang perlu ditutup hanyalah situs-situs berbahaya itu saja bukan Google ataupun Youtubenya.

Saya yakin suatu saat nanti, pihak Google atau bahkan para cybercrime akan semakin canggih dalam memblokir situs-situs yang berbahaya. Sehingga keberadaan situs-situs sehat di Indonesia atau bahkan didunia akan semakin meningkat.

Demikian artikel saya kali ini, semoga bermanfaat. Bagi anda yang ingin melayangkan opininya, silahkan berkomentar dikolom komentar ya.