[recent]

Sunday, 11 June 2017

ANDA SEORANG RESELLER DROPSHIPPER? PASTI SUKA DUKA INI PERNAH ANDA RASAKAN

sumber foto:caramemulaibisnis.info
Dalam dunia penjualan barang secara online atau lebih dikenal dengan istilah Online Shop, pasti sangat anda sering mendengar istilah penjual dropshipper. Dan pastinya anda yang membaca artikel ini adalah seorang reseller dropshipper, atau malah anda seorang yang ingin tahu, apa itu "reseller dropshipper?"

Ok,. saya akan membahas sedikit apa itu reseller dropshipper/dropship. Reseller dropshipper merupakan reseller yang menjual barang, namun tidak memiliki stock barang. Sebagai seorang dropshipper, kita tepatnya menjadi seorang marketing penjualan dari supplier kita yang menerima kita sebagai dropshipper. Namun, dalam hal ini, kita tidak hanya menjadi marketing biasa, tapi kita mendapatkan keuntungan dari penjualan yang kita lakukan. Keuntungan kita dapat dari margin/selisih harga reseller yang diberikan oleh supplier kepada kita terhadap harga barang yang kita jual. Misalnya, harga reseller Rp 5.000, anda jual jadi Rp 10.000, nah selisih Rp.5.000 itulah keuntungan kita.

Nah karena kita tidak memiliki stock dan hanya memasarkan barang punya supplier saja, sehingga kita juga tidak perlu mengemas dan mengirimkan barang. Kita hanya cukup memesan kepada supplier dan sisanya adalah tugas supplier untuk mengirimkan barang yang telah dipesan oleh pembeli. Untuk lebih jelasnya, berikut skemanya:

sumber foto: komunitas.bukalapak.com
Nah, mungkin itu semua penjelasan mengenai reseller dropshipper. Mungkin anda yang baru mengenal istilah ini akan berminat untuk ikut menjadi seorang reseller dropshipper. Lumayan buat nambah penghasilan sampingan :)

Lalu, apa suka dukanya jadi reseller dropshipper?? Mungkin anda-anda yang telah berkecimpung dalam dunia ini, sudah sangat sering menerimanya. Akui saja :) hehehe. Mari kita bernostalgia.

1. Boleh lihat gambar lain dari Barang "A" gan?
Sering mengalami hal ini? Ya, saya sering. Ketika ditanya ini, mungkin kita gak bisa jawab, karena kita tidak punya stock. Kalau sudah seperti ini, mungkin kita sering ngeles agar tidak ketahuan sebagai seorang dropshipper. Tapi jika gak bisa ngeles, bilang aja kita memang seorang dropship, dan yakinkan pelanggan bahwa kita punya supplier yang bisa dipercaya.

2. Gambarnya dari  google ya?
Pernah ditanyain gini, rasanya nyesek. Padahal itu gambar asli dari supplier, bukan asal comot.

3. Tokonya dimana gan?
Ini sering banget ditanyain. Terutama yang berjualan dimarketplace dengan pembeli berada dikota yang sama dengan supplier. Supplier di Surabaya, anda dropship di Jogja, dan setingan kota pada marketplace harus sama seperti supplier untuk menentukan harga pengiriman nantinya. Kalau udah gini, mending ngaku aja, atau bilang aja, "gak terima COD, cuman toko online aja".

4. Stock Ready Gan?
Dropshipper jika menjual barangnya di marketplace sudah pasti memberikan catatan  untuk tanyakan stock dulu sebelum membeli. Tapi tidak berarti yang bukan dropshipper, tidak pernah memberikan catatan seperti ini. Nah balik lagi, biasanya dropshipper jika ditanya pertanyaan diatas, akan cepat-cepat tanya ke pihak supplier, supaya bisa fast respon menanggapi pembeli. Tapi terkadang, supplier lambat membalas pertanyaan kita, ya udah sabar aja. Kalau rejeki gak kemana kok.:)

5. Karena ngaku dropship, pemebli gak jadi beli
Banyak sih saya alamin hal ini, kalau pembeli nanya hal-hal yang udah mentok gak bisa buat kita ngeles lagi. AKhirnya gak jadi beli. Mungkin karena takut, barang tidak benar-benar ready nantinya, padahal kita sebagai seorang dropshipper punya reputasi lhooo, dan sangat ingin mempertahankannya.

Mungkin itu aja dulu yang bisa saya sharringkan mengenai suka duka jadi dropshipper. Sebenarnya sangat banyak suka duka menjadi seorang reseller dropshipper. Dan asal semuanya tahu aja, penjual secara dropship itu gak jelek kok. Jangan karena dia dropship, anda sebagai pembeli menjadi tidak percaya dengan mereka (dropshipper). Para dropshipper juga cari makan, dan sangat mementingkan reputasi mereka. Mereka (dropshipper) hanya mau berurusan dengan supplier yang benar-benar bisa dipercaya, karena ini juga menyangkut reputasi para dropshipper sendiri jika menemukan supplier yang nakal.

Smoga hal ini dapat menjadi pemikiran baru bagi para calon-calon pembeli yang selama ini takut berbelanja dengan para dropshipper. Dan semoga para dropshipper masih penuh semangat untuk berjualan.

Bagi para dropshipper yang ingin menyampaikan suka dukanya, silahkan saling berbagi dikolom komentar. Akhir kata, semoga artikel ini bermanfaat.

Baca Juga :