[recent]

Monday, 5 June 2017

6 SYARAT PENTING MENGAJUKAN PINJAMAN KREDIT DI BANK

Tags

sumber foto:kreditbank.weebly.com
Bagi anda seorang pengusaha yang ingin mengembangkan usahanya, pastilah pernah terpikirkan untuk ingin memiliki modal yang besar. Semakin besar modal kita, kemungkinan mendapatkan keuntungan yang berlebih, akan bisa kita dapatkan. Namun, bagaimana jika modal usaha yang kita punya sangat minim?

Bank dikenal sebagai penyedia layanan simpanan uang dan juga penyalur uang ke masyarakat. Untuk penyimpanan uang,  kita sudah pasti tahu jenis pelayanannya, seperti tabungan dan deposito. Dan untuk layanan penyaluran uang yang dilakukan oleh Bank disebut dengan kredit atau pinjaman.

Bagi anda yang mempunyai modal yang minim dalam menjalankan usaha anda, namun anda ingin menambah modal usaha anda tersebut, maka Bank lah jawaban terbaiknya. Kenapa?
Dibandingkan anda harus meminjam uang melalui pihak pribadi, Bank lebih memiliki sistem yang lebih sistematis dan jelas semua syarat dan kententuannya. Tujuannya adalah untuk melindungi anda, serta melindungi Bank itu sendiri.

Pada artikel kali ini, saya ingin berbagi kepada anda sekalian, syarat-syarat penting bersifat umum apa saja yang diperlukan untuk mengajukan kredit/pinjaman untuk usaha di Bank. Persayaratan ini berbeda dengan pengajuan kartu kredit, yang jauh lebih simple. Berikut penjelasannya.

1. Data Individu Peminjam
Data ini merupakan data pribadi anda, seperti KTP, NPWP, Akta Nikah dan Kartu Keluarga. Semua pihak yang memiliki keterkaitan dengan usaha, baik langsung maupun tidak langsung, wajib diikut sertakan data-datanya. Boleh ditanyakan langsung kepada pihak Bank terkait.

2. Data Legalitas Usaha
Data legalitas usaha meliputi : Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Akta perusahaan dimulai dari akta pendirian hingga perubahan terakhir, NPWP Perusahaan. Khusus untuk Akta perusahaan, akan diminta oleh Bank jika, usaha anda berbentuk badan usaha, seperti PT, CV.

3. Data Jaminan
Data jaminan, umumnya tergantung dari pihak Bank masing-masing. Ada yang berupa sertifikat tanah dan bangunan beserta Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), ada berupa BPKB, ada berupa deposito dan lain-lain. Tergantung management pada Bank yang anda tuju.

4. Mutasi Rekening Koran
Mutasi rekening koran, pada umumnya akan diminta oleh pihak Bank untuk mengetahui pencerminan omset usaha anda perbulannya. Tapi, ada beberapa Bank yang dapat menerima nasabah dalam pengajuan kreditnya tanpa menggunakan mutasi rekening koran. Saran saya ada baiknya, bagi anda yang belum memiliki rekening aktif, segera lah membuatnya. Dikarenakan hampir semua Bank sekarang ini sangat memerlukan rekening aktif sebagai bagian dari mutasi rekening untuk melihat kebenaran transaksi anda setiap bulannya. Semakin aktif, semakin baik.

5. Laporan Keuangan
Pada beberapa Bank, untuk pengajuan kredit dengan jumlah tertentu, laporan keungan akan sangat diperlukan. Ada baiknya untuk hal ini anda tanyakan kepihak Bank masing-masing, apakah memerlukan laporan keuangan atau tdak.

6. Jangan Pernah Memalsukan Data
Ini hal terpenting dari semuanya. Jangan pernah memalsukan data pada saat mengajukan pinjaman atau kredit di Bank. Karena jika anda ketahuan memalsukan data, anda akan di ingat dengan baik oleh Bank tersebut dan nama anda akan mudah tersebar ke Bank-bank lain. Karena relasi antar bank sangatlah tinggi. Jadi, ada baiknya gunakan data yang benar dan jelaskan sejelas-jelasnya kepada pihak Bank tentang kondisi  usaha anda saat ini. Jika anda percaya pada Bank yang anda tuju, biasanya anda akan mendapatkan banyak solusi dari pihak Banker di Bank tersebut, bagaimana anda harus melangkah.

Itulah beberapa syarat penting dalam pengajuan kredit atau pinjaman ke Bank. Sebenarnya masih banyak syarat khusus lainnya, namun itu semua tergantung kepada pihak Bank masing-masing. Dalam artikel ini, hanya membahas sedikit tentang syarat umum yang biasanya pihak Bank minta untuk pengajuan suatu pinjaman atau kredit.

Dan ingat, apabila pinjaman atau kredit anda disetujui oleh pihak Bank, jagalah record anda di Bank. Jangan sampai anda mengalami tunggak bayar. Karena sekali saja anda mengalami tunggak bayar, maka akan menjadi pertanyaan besar bagi Bank tempat anda meminjam, ataupun jika anda mengajukan pinjaman atau kredit lain di beberapa Bank. Jika anda mengalami kesulitan pembayaran, segeralah menghubungi pihak Bank sebelum masa pembayaran kewajiban anda, agar solusi dapat diberikan oleh pihak Bank.

Jika ada yang ingin ditanyakan, silahkan berikan komentar di artikel ini.